Pengertian Bumi, Struktur Lapisan Bumi Lengkap dengan Gambarnya

Pengertian Bumi Definisi Struktur Lapisan Bumi Lengkap dengan Gambarnya

Pengertian Bumi, Struktur Lapisan Bumi Lengkap dengan Gambarnya. Penjelasan definisi planet bumi dan gambar struktur lapisan bumi yang perlu kalian ketahui. Kita adalah manusia yang juga beraktivitas serta menumpang pada planet yang dinamakan bumi. Sejauh ini, kita mengetahui bahwa bumi adalah satu-satunya planet di jagat raya ini yang di atasnya dihuni oleh makhluk hidup. Dan manusia adalah salah satunya. Jika sebelumnya kalian telah mempelajari materi pengertian cuaca dan iklim serta unsur pembentuknya, maka kali ini kalian bisa mendalami materi lainnya yang berkaitan erat dengan ilmu geografi, yakni bumi dan struktur lapisan bumi. Berikut ini penjelasan lengkapnya.

Pengertian Bumi

Bumi adalah planet ketiga dari Matahari yang merupakan planet terpadat dan terbesar kelima dari delapan planet yang ada dalam sistem Tata Surya. Bumi juga merupakan planet terbesar dari empat planet kebumian Tata Surya. Bumi sering kali disebut dengan nama “dunia” atau “Planet Biru”. Bumi dalam bahasa inggris dikenal dengan sebutan “Earth”.

Planet bumi pada dasarnya adalah berbentuk sebuah bola batuan raksasa yang memiliki berat sekitar 6000 juta ton. Dimana planet ini adalah salah satu yang melakukan pergerakan di angkasa, yang kita ketahui saat ini adalah bumi memiliki kecepatan gerak hampir mencapai 3000 m per detiknya.

Hampir dua pertiga dari bagian permukaan bumi adalah berupa bebatuan yang tertutupi oleh air yang kita ketahui adalah lebih banyak lautannya. Sedangkan pada bagian batuannya yang tidak tertutup air, ini membentuk sebuah bagian bumi yang lain yang kita sebut sebagai daratan kita berpijak ini.

Pengertian Struktur Bumi

Struktur Bumi adalah bagian dalam yang terbagi dalam beberapa lapisan, seperti halnya sebuah bawang. Bumi secara umum terdiri dari beberapa lapisan yaitu bagian paling atas disebut litosfer atau crust, lapisan di bawahnya adalah astenosfer atau mantel dan yang paling bawah adalah inti bumi.

Lapisan atas bumi diselimuti oleh gas yang dinamakan atmosfer dengan ketinggian lapisan 700 km dari permukaan bumi.

Pengertian Struktur Lapisan Bumi Lengkap dengan Gambarnya

Atmosfer

Ini adalah lapisan udara bagian atas bumi yang berada mengelilingi bumi. Diperkirakan tebalnya mencapai ± 2.000 km. Pada bagian lapisan udara ini, di dalamnya banyak sekali terkandung nitrogen, oksigen,dan juga gas.

Lapisan bagian atas bumi ini disebut sebagai atmosfer dan sebenarnya memiliki peran sebagai penjaga suhu bumi agar makhluk yang hidup di bawahnya tidak kepanasan terkena sinar matahari dan juga tidak terlalu dingin. Lapisan udara ini juga memiliki fungsi untuk melindungi bumi dari paparan langsung sinar ultra violet dari matahari, karena seperti yang sudah kita ketahui bahwa sinar ini amat berbahaya bagi kehidupan makhluk hidup di bumi, termasuk manusia dan hewan.

Jika kalian melihat gejala alam embun dan hujan, maka itu adalah efek dari lapisan bawah atmosfer yang disana terdapat awan yang banyak mengandung butir-butir air. Butir air ini adalah uap yang berasal dari lautan dan juga uap air dari daratan, yang kemudian dibawa turun ke bumi lagi sebagai hujan.

Hidrosfer

Hidrosfer adalah bagian yang kita sebut sebagai lautan perairan. Lautan sendiri adalah sebuah cekungan besar yang berisi air, dan memiliki kedalaman rata-rata 3.500 m. Luas lautan yang terdapat dibumi bahkan dapat mencapai dua per tiga dari luas permukaan bumi itu sendiri.

Litosfer

Ini adalah lapisan yang posisinya berada pada bagian atas lapisan pengantara, dan memiliki ketebalan 1200 km, berat jenisnya rata-rata 2,8 gr/cm³. Suhu yang ada pada bagian kerak bumi bahkan jika sedang panas-panasnya dapat mencapai sekitar 1.050º C. Kita juga dapat menyebut lapisan Litosfer sebagai lapisan batuan pembentuk kulit bumi atau crust .

Litosfer sendiri sebenarnya diambil dari dua kata yaitu kata katalithos yang memiliki arti batu dan katasfhere atau sphaira yang memiliki arti bulatan atau lapisan.

Dengan demikian, maka kita juga dapat mengartikan lapisan ini sebagai salah satu lapisan batuan pembentuk kulit bumi. Yang dengan kata lain, litosfer merupakan bagian lapisan bumi paling atas, yang memiliki ketebalan kurang lebih sekitar 70 km. Susunan yang ada pada lapisan ini juga merupakan bebatuan penyusun kulit bumi.

Lapisan Pengantara

Ini adalah lapisan yang terdapat pada bagian atas lapisan litosfer dan memiliki ketebalan 1.700 km. Berat jenis dari lapisan rata-rata adalah 5 gr/cm³. Lapisan pengantara, juga dapat disebut sebagai lapisan asthenosfer atau mantle, yang di dalamnya adalah bahan cair bersuhu tinggi dan berpijar.

Kerak Benua

Kerak benua adalah bagian bumi yang tersusun dari batuan beku granit pada bagian tasnya dan batuan beku basalt ada bagian bawahnya. Kerak ini adalah yang berada dan menempati bumi sebagai benua. Pada lapisan kerak ini terdiri atas kandungan mineral berupa Si dan Al. Ukuran ketebalan dari lapisan ini menurut peneliti adalah berkisar antara 30 – 80 km dengan ketebalan rata-rata 35 km, dan sedangkan berat jenisnya yakni sekitar 2,85 mg/cc.

Kita juga dapat menyebut kerak benua sebagai lapisan granitis, karena didalamnya terdiri dari susunan batuan yang memang berkomposisi batuan granit.

Kerak Samudera

Kerak samudera adalah bagian bumi yang memiliki rupa benda padat dan terdiri dari endapan di laut yang berada pada bagian atas, dimana kemudian di bawahnya terdapat batuan-batuan vulkanik dan yang paling bawah ini juga tersusun dari batuan beku bernama gabro dan peridotit. Ketebalan lapisan ini sekitar 5-15 km.

Kerak samudara ini adalah yang menempati samudera luas, dan bagiannya terdiri atas mineral yang dalam rumus kimia yaitu Si, Fe, dan Mg.

Lapisan Sima

Lapisan sima adalah salah satu lapisan kulit bumi yang pada bagiannya disusun oleh logam-logam silisium dan juga megnesium dalam bentuk SiO2 (Silikon dioksida) dan MgO (Magnesium oksida). Lapisan sima adalah salah satu bahan alam yang memiliki sifat elastis dan memiliki ketebalan rata-rata 65 km.

Batuan Beku pada Kulit Bumi

Kulit bumi sendiri di dalamnya juga memiliki lapisan-lapisan yang ketebalannya berkisar antara 4-80 km. Dan batuan yang ada pada kulit bumi juga terdiri dari batuan beku dimana jenis batuan ini adalah batuan yang terbentuk akibat aktifitas dari magma pijar yang mendingin dan menjadi padat. Jika berdasar pada bagian tempat pendinginannya, batuan beku ini terdiri dari tiga bagian.

1. Batuan tubir (batu beku bagian dalam)

Dimana jenis batuan ini adalah batuan yang terbentuk jauh di dalam kulit bumi, dan hanya terdiri dari kristal saja. Ini dikarenakan pendinginan yang lambat.

2. Batuan leleran (batu beku luar)

Dimana jenis batuan ini membeku di luar kulit bumi, dan sehingga akan menciptakan penurunan temperatur yang cepat sekali.

3. Batuan korok (batu beku gang)

Dimana jenis batuan ini adalah yang terbentuk di dalam korok-korok atau gang-gang. Dan karena tempatnya berada dekat permukaan, maka pendinginannya juga jauh lebih cepat.

Mesosfer

Mesosfer juga sering disebut banyak orang sebagai mantel bumi dan berada di bawah kerak bumi. Lapisan mantel ini adalah salah satu lapisan batuan yang memiliki ketebalan sekitar 2.900 km. Menurut penelitian, suhu yang ada di bagian bawah dari lapisan mantel ini bahkan mencapai 3.700º C, namun disana batuan tetap padat dikarenakan komponen ini berada di bawah tekanan tinggi.

Barisfer

Barisfer adalah merupakan salah satu lapisan inti bumi, yang dimana ini adalah berupa bahan padat yang tersusun dari lapisan niccolum atau nikel dan ferrum atau besi. Ukuran jari-jarinya kurang lebih adalah sebesar 3.470 km, dengan batas luarnya kurang lebih sebesar 2.900 km di bawah permukaan bumi.

Inti bumi ini juga terdiri atas dua lapisan, yakni adalah inti dalam dan inti luar. Dimana inti luar ini sendiri memiliki ketebalan ± 2.000 km dan terdiri atas besi cair yang memiliki suhu mencapai 2.200ºC. Jika kita melihat lebih jauh lagi, sebenarnya inti dalam bumi yaitu pusatnya memiliki bentuk seperti sebuah bola yang memiliki diameter sebesar 2.740 km. Benda raksasa berbentuk bola ini tersusun atas besi dan nikel padat yang terdapat di pusat bumi yang kita pijak.