Monday , June 17 2024
Ketahui Cara Menggunakan Mesin Cuci Aqua Hijab Series dengan Mudah dan Optimal

Ketahui Cara Menggunakan Mesin Cuci Aqua Hijab Series dengan Mudah dan Optimal

Dewasa ini, perkembangan teknologi mesin cuci berjalan dengan sangat pesat. Dengan adanya kemajuan teknologi tersebut, pada akhirnya akan sangat  membantu dan memudahkan aktivitas pekerjaan rumah tangga sehari-hari, khususnya dalam mencuci pakain.

Hal itu juga terlihat jelas pada produk mesi cuci Aqua Japan, khususnya untuk jajaran mesin cuci Aqua Hijab Series. Anda mungkin akan bertanya-tanya, bagaimana Cara Menggunakan Mesin Cuci Aqua Hijab Series dengan mudah, agar hasilnya memuaskan?

Namun sebelumnya, tidak ada salahnya jika Anda pahami dahulu apa saja jenis mesin cuci yang umumnya ada di pasaran saat ini.

Jenis-jenis Mesin Cuci

Ada tiga macam mesin cuci yang biasanya dijual di pasaran, antara lain mesin cuci top loading, front loading, dan dua tabung.

1. Top Loading

Jika Anda terbilang jarang mencuci atau lebih suka menimbun cucian, maka mesin cuci top loading merupakan pilihan tepat bagi Anda. Bukan rahasia lagi, jika dya pencuciannya memang lebih baik, jika Anda bandingkan dengan mesin cuci jenis front loading.

Mesin cuci desain satu tabung yang ramping, sangat cocok untuk ruangan yang sempit. Tidak hanya itu saja, penggunaan air dan deterjen juga mampu menjangkau ke seluruh area tabung pencucian. Dengan demikian akan  terhindar dari adanya residu atau sisa deterjen yang dapat menyebabkan munculnya jamur.

2. Front loading

Mesin cuci front loading juga memilki satu tabung. Hanya saja, mesin cuci yang satu ini merupakan pilihan yang bijak, bagi Anda yang membutuhkan mesin cuci dengan kemampuan pengeringan yang mumpuni, serta hemat dalam pemakaian air.

Hanya saja, mesin cuci front loading kemampuan membersihkan kotoran yang membandel dinilai kurang optimal jika dibandingkan dengan jenis mesin cuci lainnya.

Meskipun tampilannya menawan, mesin cuci yang satu ini akan memerlukan ruang yang lebih luas, guna mengakomodir pintunya yang membuka ke arah samping.

3. Dua Tabung

Mesin cuci dua tabung biasanya hadir dengan ukuran yang lebih besar, jika dibandingkan dengan dua jenis mesin cuci sebelumnya. Mesin cuci yag satu merupakan pilihan yang tepat, bagi Anda yang membutuhkan mesin cuci guna mencuci pakaian dalam julah yang banyak.

Tidak hanya menghemat waktu pencucian, mesin cuci dua tabung juga efektif dalam mengatasi kotoran pada pakaian yang membandel. Selain itu, mesin cuci ini juga memerlukan jumlah air yang lebih banyak, sehingga mampu menghasilkan arus air yang kencang, guna merontokkan kotoran dengan mudah.

Cara Menggunakan Mesin Cuci Aqua Hijab Series

Berikut ini adalah cara mudah atau tips dalam menggunakan mesin cuci Aqua Hijab Series

1. Pisahkan Pakaian & Atur Tingkat Kecepatan

Sebaiknya Anda memisahkan pakaian berdasarkan warnanya. Pasalnya, pewarna pada pakaian sangat mudah luntur saat dicuci. Untuk itu, pisahkan saja antara pakaian dengan gelap dan terang.

Ketika Anda hendak menekan tombol start, maka Anda sebaiknya menentukan terlebih dahulu siklus putaran mesin cuci, sesuai dengan bahan pakaian. Terdapat tiga siklus putaran dari mesin cuci, yaitu:

  • Siklus Normal, di mana sangat pas guna membersihkan pakaian kotor dan mencuci baju harian.
  • Siklus Lembut, di mana sangat pas guna mencuci pakaian dengan lembut, seperti pakaian dalam yang berenda dan berbahan sutra.
  • Siklus Permanen, di mana sangat pas guna mencuc pakaian dengan bahan sintetis seperti rayon, polyester, asetat atau rajutan, yang mana sering kali menggumpal saat dicuci.

2. Tambahkan Deterjen Secukupnya

Janagn sembarangan dalam penggunaan jumlah deterjen pada mesin cuci Aqua hijab series. Untuk mesin cuci jenis front loading, maka sebaiknya Anda memakai kotak dispenser deterjen, sehingga bisa dikeluarkan pada sat yang tepat.

Namun apabila mesin cuci jenis top loading, maka masukkan saja deterjennya sebelum pakaian dimasukkan, selanjutnya tutup pintu mesin cuci otomatis. Hal ini bertujuan agar deterjen tidak mengotori baju atau pakaian yang akan dicuci.

3. Atur Tingkat Kecepatan Pengeringan

Apabila mesin sudah berhenti berputar dengan sempurna, maka Anda bisa membilasnya dan melanjutkan ke proses pencucian pakaian yang berikutnya, yakni pengeringan.

Pada proses pengeringan ini, Anda juga perlu mengatur tingkat kecepatan kecepatanya, sehingga hasilnya akan lebih optimal.