Pengertian Zat Cair, Sifat, Ciri-ciri, Contoh & Rumus Pemuaian

Pengertian Zat Cair Definisi Sifat Ciri Contoh Rumus Pemuaian

Pengertian Zat Cair, Sifat, Ciri-ciri, Contoh & Rumus Pemuaian. Definisi zat cair serta penjelasan perubahan wujud, ciri-ciri, sifat, contoh, aktivitas dan rumus persamaan matematis pemuaian zat cair. Jika kita minum, membuat es batu atau mengisi galon air, maka itu sudah menjadi salah satu kegiatan dalam kehidupan sehari-hari yang memanfaatkan zat cair. Contoh lainnya adalah es batu yang sedang mencair. Peristiwa ini adalah merupakan salah satu bentuk perubahan wujud dari zat padat yang kemudian berubah menjadi zat cair. Bukan hanya itu, sebelumnya zat cair juga menjadi padat hingga menjadi es batu yang juga dapat disebut sebagai membeku. Lalu apa sih sebenarnya zat cair? Dan juga bagaimana sebuah zat dapat dikatakan cair? Yuk kita bahas secara tuntas pada artikel kali ini.

Pengertian Zat

Zat adalah sesuatu yang ada di dunia ini dan memiliki massa. Bukan hanya itu, zat juga adalah komponen yang dapat menempati suatu ruang tertentu. Seluruh benda yang ada di dunia ini pasti terdiri atas zat-zat tertentu yang juga bisa kita sebut sebagai materi. Berdasarkan kelompoknya, zat dapat dibedakan menjadi tiga macam yaitu zat padat, zat cair, dan zat gas. Pada artikel kali ini kita akan membahas lebih mendalam mengenai zat cair.

Pengertian Zat Cair

Yang dimaksud zat cair adalah zat yang volumenya selalu mengikuti bentuk wada yang ditempatinya. Zat cair merupakan salah satu jenis fluida. Kalian yang telah mempelajari zat padat seperti yang ada pada artikel sebelumnya sudah pasti akan memahami bahwa ada persamaan diantara kedua zat tersebut. Zat cair dan zat padat adalah dua zat yang masing-masing juga memiliki volume. Namun tidak seperti zat padat, zat cair akan selalu berubah bentuk sesuai dengan wadah yang menjadi tempatnya.

Hal ini dapat kita lihat ketika kita memasukkan air kedalam sebuah wadah atau gelas. Bagaimanapun bentuk gelas yang kita gunakan, maka bentuk airnya pun juga akan meniru bentuk dari gelas yang ditempatinya tersebut. Begitupun apabila kita mencoba masukan air ke dalam ember, maka bentuk air itu juga akan berubah lagi mengikuti bentuk dari ember yang ditempati.

Walaupun begitu, kita juga harus tetap memperhatikan bahwa volume yang dimiliki oleh zat cair akan selalu tetap. Ini dikarenakan molekul atau partikel yang menyusun zat cair tersebut memiliki susunan jarak yang agak berjauhan antara satu partikel dengan partikel yang lainnya. Ini menyebabkan partikel yang berada di dalam zat cair akan lebih bebas bergerak kemanapun dikarenakan adanya ikatan di antara partikelnya, namun tidak begitu kuat.

Zat cair juga bisa digambarkan sebagai zalir ataupun fluida. Zalir itu sendiri adalah merupakan zat yang memiliki partikel yang bergerak bebas kesana kemari dengan saling melewati satu sama lain, sehingga zalir ini memiliki sifat selalu menyesuaikan bentuknya sesuai dengan bentuk wadahnya.

Zat cair juga memiliki susunan partikel atau molekul di dalamnya yang berposisi sangat rapat sehingga sulit untuk dimampatkan. Walaupun begitu, partikel atau molekul yang ada pada zat cair tersebut memiliki energi yang cukup untuk dapat mengatasi sebagian dari daya tarik menarik dengan berbagai molekul yang berada di dekatnya. Ini juga memungkinkan partikel dapat saling bergeser dan saling melewati.

BACA JUGA: PENGERTIAN GMB, RUMUS DAN CIRI-CIRINYA

Sifat Zat Cair

Sama seperti zat lainnya, zat cair juga memiliki sifat-sifat yang membedakan dirinya dari zat-zat lainnya. Berikut adalah daftar sifat dari zat cair:

  • Letak partikel lumayan berdekatan
  • Susunan antar partikelnya cenderung tidak beraturan
  • Permukaan dari zat cair selalu datar
  • Pergerakannya mengalir dari tempat yang lebih tinggi menuju ke tempat yang lebih rendah
  • Memberikan tekanan ke segala arah
  • Gerakannya sedikit bebas, sehingga partikel-partikel penyusunnya dapat bergeser dari tempatnya ke tempat lain, namun tidak dapat lepas dari barisan kelompoknya
  • Zat cair bersifat meresap ke celah yang sangat kecil bahkan menembus kaca hingga mengembun

Ciri-ciri Zat Cair

Zat cair juga memiliki ciri-ciri tertentu untuk dapat dikenali, seperti pada daftar berikut ini:

  • Bentuk zat cair akan selalu berubah-ubah menyesuaikan dengan wadah yang ditempati.
  • Volume dari suatu zat cair akan selalu tetap
  • Letak molekulnya saling berdekatan
  • Gaya tarik menarik antar partikelnya lebih lemah
  • Susunan antar partikelnya renggang dan juga kurang teratur atau acak
  • Gerak partikel-partikelnya bebas, namun tidak selalu meninggalkan kelompoknya. Hal tersebut juga yang menyebabkan bentuk fisik dari zat cair selalu berubah-ubah dan selalu menyesuaikan bentuk wadahnya

BACA JUGA: MODEL TEORI ATOM DAN HUKUM TERMODINAMIKA

Rumus Pemuaian pada Zat Cair

Sudah menjadi hal yang umum oleh semua orang bahwa setiap zat yang ada di dunia akan dapat memuai jika suhunya berubah mengalami kenaikan atau dipanaskan. Namun akan berbeda dengan air, karena air jika dipanaskan dari suhu 0ºC sampai 4ºC maka akan semakin menyusut. Sifat yang unik dan lain dari zat lainnya dari air itu juga dapat disebut dengan anomali air.

Karena di dalam zat cair hanya dapat mengalami perubahan berupa pemuaian volume, maka dalam pemuaian zat cair hanya akan dapat diperoleh persamaan saja.

Rumus pemuaian zat cair

ΔV = Vo.ΔT.b

Keterangan:

ΔV= penambahan volume
Vo= volume awal
ΔT= selisih suhu
b= koefisien muai volume zat cair

Contoh Zat Cair

Sementara itu, beberapa contoh dari zat cair adalah sebagai berikut:

  • Air
  • Oli
  • Sirup
  • Raksa
  • Cairan infus

Perubahan Wujud Zat (Benda)

Semua zat juga mengalami perubahan wujud menjadi zat lain. Baik itu zat padat, zat cair ataupun zat gas juga. Semuanya dapat mengalami yang jika kita pelajari di dalam ilmu fisika, perubahan wujud zat-zat tersebut diantaranya adalah: mencair, membeku, mengembun, menguap, menyublim dan mengkristal.

Mencair

Mencair adalah sebuah kondisi perubahan wujud zat padat menjadi wujud zat cair. Contohnya es mencair, lilin yang terbakar dan gula yang mencair.

Membeku

Membeku adalah sebuah kondisi perubahan wujud zat cair menjadi wujud zat padat. Contohnya es yang membeku dan coklat yang mengeras.

Mengembun

Mengembun adalah sebuah kondisi perubahan wujud zat gas menjadi wujud zat cair. Contohnya proses embun.

Menguap

Menguap adalah sebuah kondisi perubahan wujud zat cair menjadi wujud zat gas. Contohnya adalah penguapan air.

Menyublim

Menyublim adalah sebuah kondisi perubahan wujud zat padat menjadi zat gas. Contohnya adalah kapur barus yang lama-lama dapat habis dan berkurang.

Mengkristal

Mengkristal adalah sebuah kondisi perubahan yang juga dapat disebut sebagai menghablur atau terdeposisi. Adalah sebuah perubahan yang terjadi pada wujud zat gas menjadi zat padat. Contohnya adalah proses terbentuknya kristal.

BACA JUGA: PENGERTIAN GRAVITASI

Contoh Aktivitas Perubahan Zat Cair

Seperti sebelumnya, kita sudah mengetahui bagaimana sebuah zat cair dapat berubah menjadi zat lain ataupun sebaliknya. Sekarang mari kita membahas bagaimana itu bisa terjadi.

Kita ambil contoh adalah kegiatan membuat es lilin rasa buah. Awalnya, kita dapat menggunakan buah apapun, kita ambil contoh adalah buah apel, dimana buah ini adalah sebuah benda yang merupakan perwujudan dari zat padat. Setelah kita menghaluskan buah itu dengan blender, maka kita akan mendapati buah apel tersebut menjadi cairan. Lalu ketika kita memasukkan buah yang sudah menjadi jus tersebut kedalam wadah plastik, kita kemudian dapat memasukkannya kedalam kulkas. Tunggu beberapa waktu dan jus cair yang sebelumnya sekarang sudah menjadi padat.

Tagged as: