Pengertian Larutan Adalah, Macam-macam Larutan dan Kesetimbangan Kimia

Pengertian Larutan Macam Jenis Larutan Contoh Kesetimbangan Kimia

Pengertian Larutan Adalah, Macam-macam Larutan dan Kesetimbangan Kimia. Apa yang dimaksud dengan larutan, kesetimbangan kimia dan jenis-jenis larutan. Ketika mempelajari kimia, kita tidak hanya akan membahas mengenai campur mencampur dua unsur atau lebih. Namun kita akan melajar tentang hal yang lebih dalam lagi. Banyak materi yang ada didalam pelajaran kimia. Salah satunya adalah mengenai larutan. Larutan ini terdiri dari beberapa konsep, ada kesetimbangan kimia, larutan asam basa dan penyangga, hidrolis garam dan sifat koligatif pada larutan. Bukan hanya itu, kita juga akan mempelajari metode penghitungan pH yang ada pada suatu zat. Dalam konsep ini, kalian juga akan menemukan fakta mengenai banyaknya padatan yang bisa dicairkan, misalkan garam atau gula. Garam atau gula dapat dilarutkan dalam air. Lalu ada juga pemahaman mengenai zat gas yang bisa dicairkan seperti hidrogen cair dan oksigen cair.

Pengertian Larutan

Larutan adalah sebuah campuran homogen dari dua zat atau lebih, dan saling melarutkan. Pada setiap zat penyusunnya tidak bisa dibedakan lagi secara kasat mata. Campuran homogen ini terdiri dari pelarut dan zat yang terlarut. Sebagai contoh larutan yang biasa kita lihat adalah air garam, air kopi dan teh, dan lain sebagainya. Ada istilah solvent dan solute pada larutan. Solvent ialah pelarut, sedangkan solute adalah zat yang terlarut. Umumnya pada satu larutan, jumlah solvent akan lebih banyak dibandingkan dengan jumlah solute nya. Larutan bisa terbentuk disebabkan oleh gaya tarik menarik antar molekul solvent dan solute.

Macam Macam Larutan

Ada berbagai macam larutan. Dapat dibagi sesuai dengan daya hantar dan kejenuhan larutan itu sendiri.

1. Larutan Pekat dan Larutan Encer

Ada dua hal mendasar yang membedakan larutan pekat dan larutan encer. Keduanya berbeda pada jumlah solvent dan solute nya. Jumlah solute pada solvent lebih banyak dibandingkan dengan jumlah proton pada larutan pekat. Sedangkan jumlah solvent akan cenderung lebih banyak dibandingkan jumlah solute nya pada larutan encer.

2. Macam Larutan Sesuai Daya Hantarnya

Larutan sesuai daya hantar disebut sebagai larutan elektrolit. Air sebagai pelarut memanglah bukan konduktor listrik yang baik dan disarankan. Namun jika air dimasuki dengan senyawa ion terlarut semacam NaCl, maka larutan itu akan menjadi konduktor listrik. Ada beberapa jenis larutan elektrolit yaitu:

Larutan elektrolit kuat

Larutan elektrolit kuat adalah larutan yang keseluruhan molekulnya terbagi menjadi ion-ion yang terkelompok secara sempurna. Hal ini membuat larutan tersebut memiliki daya hantar yang tinggi, seperti contohnya larutan HCI atau asam klorida.

Larutan elektrolit lemah

Larutan elektrolit lemah adalah larutan yang tidak keseluruhan molekulnya menjadi ion. Sehingga memiliki daya hantar yang cukup lemah.

Larutan non elektrolit

Larutan non elektrolit adalah larutan yang keseluruhan molekulnya tidak menjadi ion. Sehingga larutan ini tidak bisa digunakan untuk menghantarkan arus listrik karena tidak memiliki daya hantar sama sekali.

3. Macam Larutan Sesuai Kejenuhan

Larutan terbagi menjadi beberapa macam sesuai dengan tingkat kejenuhannya. Seperti yang ada dibawah ini :

Larutan jenuh

Larutan jenuh adalah larutan yang di dalamnya memuat beberapa solute. Solute ini larut dan mengalami kesetimbangan pada solute padatnya.

Larutan tidak jenuh

Larutan tidak jenuh adalah larutan yang di dalamnya memuat solute yang kurang dari yang dibutuhkan untuk menghasilkan larutan jenuh.

Larutan sangat jenuh

Larutan sangat jenuh adalah larutan yang di dalamnya memuat solute dalam jumlah yang lebih banyak dibandingkan jumlah solute yang dibutuhkan dalam menghasilkan larutan jenuh.

Aktivitas Pengenceran

Pada saat melaksanakan aktivitas di laboratorium, kita pasti sudah hafal bahwa akan menggunakan berbagai zat kimia untuk penelitian. Tak jarang pula kita memakai larutan dengan tingkat konsentrasi yang bermacam-macam.
Contohnya, ketika kita ingin mendapatkan volume total yang lebih besar, maka kita harus membuat supaya konsentrasi larutan yang ada menjadi lebih rendah. Pengenceran juga dapat dilakukan dengan cara mencampur larutan pekat yang memiliki konsentrasi tinggi dengan pelarut.

Kegiatan pengenceran asam sulfat memiliki peraturan yang harus diperhatikan ketika melakukan Pengenceran. Karena ketika suatu larutan kimia yang didalamnya memiliki konsentrasi tinggi di encerkan, maka larutan tersebut tak jarang pula melepaskan sejumlah kalor pada saat proses pengenceran. Panas yang dilepaskan ini sangat besar dan dapat membuat air mendidih. Jika terkena kulit, dikhawatirkan akan menyebabkan luka.

Kesetimbangan Kimia

Kesetimbangan kimia adalah sebuah keadaan dimana jumlah unsur pereaksi dan hasil pereaksi dengan jumlah yang sama memiliki keseimbangan. Materi kesetimbangan kimia memiliki manfaat yang cukup besar pada banyak kegiatan industri, terutama di bidang industri kimia. Ada beberapa poin dalam kesetimbangan kimia. Diantaranya yaitu kesetimbangan dinamis, tetapan kesetimbangan, pergeseran kesetimbangan, dan kesetimbangan dalam industri.

Larutan Asam Basa

Larutan asam basa ialah larutan yang di dalamnya mengandung senyawa yang bersifat asam atau basa. Asam dapat didefinisikan sebagi senyawa kimia yang memiliki nilai pH lebih kecil dari 7 ketika mengalami pelarutan. Sedangkan basa dapat diartikan sebagai senyawa kimia yang memiliki nilai pH lebih besar dari 7 ketika mengalami pelarutan.

Larutan Penyangga

Larutan penyangga adalah salah satu jenis larutan yang mampu mempertahankan pH nya walaupun telah dicampur sedikit asam maupun basa. Jenis ini memiliki sebutan lain juga yang biasa disebut sebagai larutan buffer. Contoh dari larutan penyangga adalah air laut. Cara membuatnya adalah dengan menambahkan asam yang akan mempengaruhi pH dari laut yang ada. Biasanya para ahli kimia menggunakan larutan penyangga untuk membuat pH dalam sebuah cairan menjadi netral dan seimbang.

Hidrolis Garam

Hidrolis garam adalah suatu reaksi antara garam dengan air yang membentuk sebuah reaksi kesetimbangan. Ada dua jenis dalam proses ini, yaitu hidrolis larutan garam yang berasal dari asam lemah dan basa kuat. Ada pula hidrolis larutan garam yang berasal dari asam kuat dan basa lemah. Garam yang berasal dari asam lemah dan basa kuat tidak akan mengalami proses reaksi hidrolis. Sedangkan garam yang berasal dari asam kuat dan basa lemah, sebagian akan mengalami reaksi hidrolis.

Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan

Kelarutan dan hasil kali kelarutan dalah sebuah nilai konsentrasi maksimum yang dapat dicapai oleh sebuah zat di dalam larutannya. Pengambilan nilai dari kelarutan dapat dilakukan dari konsentrasi kesetimbangan pada pelarutan garam yang susah larut dengan konsentrasi garam itu sendiri.

Sifat Koligatif Larutan

Sifat ini adalah sifat yang hanya tergantung pada jumlah partikel. Bukan pada jenis partikel yang terdapat pada sebuah campuran. Contoh penggunaan sifat koligatif larutan adalah pada zat anti beku yang berada pada radiator mobil. Salah satu ciri sifat koligatif adalah adanya aktivitas penguapan. Ini dapat ditemui jika cairan yang menguap dan kondisi uapnya sudah mencapai titik jenuh, maka terjadilah pengembunan. Tekanan uap ini desbut sebagai tekanan uap jenuh. Jika sebuah zat terlarut nonvoliatif dimasukkan dalam air murni, proses penguapan akan terganggu dan air akan lebih sulit untuk menguap. Maka dari itu, jumlah uap air yang ada pada permukaan juga berkurang, dan tekanan uapnya juga menurun.