Universitas Pertamina kembali menorehkan tonggak penting dalam perjalanan pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia. Tepat pada peringatan satu dekade berdirinya kampus tersebut sejak 1 Februari 2016, Universitas Pertamina resmi meraih status Akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan BAN-PT Nomor 27/SK/BAN-PT/Ak/PT/I/2026 yang menetapkan Universitas Pertamina sebagai perguruan tinggi dengan peringkat akreditasi tertinggi di tingkat institusi. Capaian tersebut menjadi kado simbolik sekaligus pengakuan atas konsistensi Universitas Pertamina dalam membangun mutu pendidikan, tata kelola, serta riset berstandar global.
Akreditasi Unggul sebagai Penegasan Kualitas Institusi
Akreditasi Unggul merupakan bentuk pengakuan tertinggi dari BAN-PT terhadap performa sebuah perguruan tinggi. Predikat tersebut diberikan setelah melalui proses asesmen menyeluruh yang mencakup kualitas akademik, sistem penjaminan mutu, tata kelola institusi, hingga kontribusi terhadap masyarakat.
Universitas Pertamina berhasil memenuhi seluruh indikator penilaian tersebut dengan hasil yang solid. Seluruh 16 program studi jenjang sarjana telah terakreditasi, dengan 25 persen di antaranya meraih predikat Unggul, sementara mayoritas program studi lainnya memperoleh predikat Baik Sekali. Capaian tersebut memperkuat posisi Universitas Pertamina sebagai salah satu perguruan tinggi swasta papan atas di Indonesia.
Kurikulum Berbasis Industri dan Keberlanjutan
Sejak awal pendiriannya, Universitas Pertamina mengusung pendekatan pendidikan yang terintegrasi dengan kebutuhan industri dan prinsip pembangunan berkelanjutan. Kurikulum dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi teknis, kepemimpinan, serta kesadaran terhadap isu global, khususnya transisi energi dan krisis iklim.
Pendekatan tersebut sejalan dengan komitmen universitas dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Melalui pembelajaran, riset, dan pengabdian kepada masyarakat, Universitas Pertamina berupaya mencetak agen perubahan yang mampu berkontribusi nyata bagi masa depan sektor energi dan teknologi.
Pernyataan Rektor dan Dukungan Pemangku Kepentingan
Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir, M.S., IPU., menyampaikan bahwa perolehan akreditasi tertinggi tersebut menjadi refleksi kerja kolektif seluruh sivitas akademika selama sepuluh tahun terakhir.
Menurut Prof. Wawan, capaian tersebut juga menunjukkan komitmen universitas dalam menyiapkan talenta masa depan yang siap menghadapi tantangan transisi energi global dan mendukung agenda pembangunan berkelanjutan. Apresiasi turut disampaikan kepada LLDIKTI Wilayah III atas pendampingan yang berkelanjutan, serta kepada Pertamina Group yang berperan sebagai mitra strategis dalam pengembangan kualitas pendidikan tinggi.
Sinergi antara dunia akademik dan industri tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong Universitas Pertamina mencapai predikat tertinggi tepat pada momentum satu dekade perjalanannya.
Rekam Jejak Prestasi Nasional dan Internasional
Selain akreditasi institusi, Universitas Pertamina juga mencatatkan berbagai prestasi yang memperkuat daya saing di tingkat nasional maupun global. Pada pemeringkatan Times Higher Education Impact Rankings 2025, Universitas Pertamina menempati peringkat 801–1000 dunia, sekaligus masuk dalam 30 persen universitas terbaik secara global berdasarkan kontribusi terhadap SDGs.
Di tingkat nasional, konsistensi dalam produktivitas riset ditunjukkan melalui perolehan Silver Winner pada Anugerah Riset dan Pengembangan Diktisaintek 2025 untuk kategori publikasi institusi perguruan tinggi akademik klaster madya periode 2022–2024. Capaian tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang meraih Bronze Winner.
Reputasi institusi dan kemahasiswaan turut diperkuat melalui predikat Unggul pada ajang SIMKATMAWA Diktisaintek 2025, serta penghargaan 1st Gold sebagai Media Sosial Terbaik Perguruan Tinggi Swasta Indonesia pada ajang yang sama.
Kualitas SDM, Alumni, dan Daya Saing Lulusan
Dari sisi sumber daya manusia, Universitas Pertamina menunjukkan kualitas akademik yang kuat dengan 56 persen dosen telah bergelar doktor. Kondisi tersebut berdampak langsung pada mutu pembelajaran dan pengembangan riset yang berkelanjutan.
Kinerja lulusan juga mencerminkan relevansi pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja. Sebanyak 92 persen alumni tercatat telah bekerja, berwirausaha, atau melanjutkan studi. Lebih dari 300 alumni terserap di lingkungan Pertamina Group, sementara lebih dari 555 alumni berkarier di perusahaan multinasional lintas sektor.
Ekosistem Akademik dan Riset yang Terus Berkembang
Universitas Pertamina saat ini menaungi enam fakultas dengan 16 program studi sarjana, serta program magister Manajemen dan Sains Berkelanjutan. Penguatan akademik tersebut ditopang oleh ekosistem riset yang produktif dengan lebih dari 2.400 publikasi ilmiah dan 300 lebih penelitian kolaboratif, baik mandiri, industri, maupun internasional.
Komitmen terhadap pengabdian kepada masyarakat juga tercermin melalui pelaksanaan lebih dari 400 program PkM dengan dukungan pendanaan eksternal mencapai 60 persen. Aktivitas tersebut menjadi bagian dari peran universitas dalam memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Menatap Masa Depan Pendidikan Tinggi Berkelanjutan
Sebagai institusi pendidikan di bawah naungan Yayasan Pertamina, Universitas Pertamina terus menegaskan komitmen dalam menyediakan pendidikan berkualitas tinggi yang terintegrasi dengan ekosistem industri. Fokus tersebut diarahkan untuk menjawab tantangan sektor energi dan teknologi global secara berkelanjutan.
Dengan pencapaian akreditasi Unggul pada usia satu dekade, Universitas Pertamina memasuki fase baru pengembangan institusi dengan fondasi yang semakin kokoh. Perjalanan ke depan diarahkan pada penguatan inovasi, kolaborasi internasional, serta kontribusi nyata bagi pembangunan nasional dan global.
ILMUPELAJARAN.COM Kumpulan Informasi Bermanfaat

